Agro · 2 Juni 2026 · 1 menit
Menyeruput cerita dari lereng Rinjani
Bagaimana kopi arabika Sajang tumbuh perlahan di tanah vulkanik, dan apa yang membuat rasanya berbeda.
Di lereng Gunung Rinjani, pada ketinggian sekitar 900 meter, kopi arabika tumbuh tanpa terburu-buru. Udara yang sejuk dan tanah vulkanik yang subur membuat biji matang perlahan, memberi waktu bagi gula dan asam untuk berpadu.
Petani Sajang memetik secara selektif, hanya buah yang benar-benar merah. Proses yang sabar ini menghasilkan secangkir dengan keasaman cerah dan aroma bunga yang khas.
Tim Sang Sajang
Ditulis melalui Dasbor Admin Desa